BERBAGAI UNSUR TNI AL LAKSANAKAN MANLAP LATOPSLA ASPEK UDARA TA. 2024

Surabaya — Liputan Hukum Indonesia

 

Latihan Operasi Laut (Latopsla) Aspek Udara TA. 2024 yang diselenggarakan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di wilayah Surabaya, di Perairan Laut Jawa dan sekitarnya ini, memasuki tahap Manuver Lapangan (Manlap) pada Selasa (09/07).

 

Berbagai unsur yang terlibat dalam Latopsla Aspek Udara TA. 2024, didukung dari berbagai satuan TNI AL seperti Koarmada ll yang menurunkan KRI Surabaya-591 (KRI SBY-591), KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 (KRI AHP-355) dan KRI I Gusti Ngurah Rai (KRI GNR-332), Pasmar 2 Surabaya serta RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

 

Sedangkan unsur udara yang dilibatkan antara lain 2 NC 212 Casa, 1 Heli BO – 105 Bolkow, 1 CN – 235, 2 Unmanned Aerial Vehicle (UAV), 1 Heli Bell – 412 dan 1 Heli AS 565 Mbe Phanter. Adapun unsur-unsur tersebut menjalankan skenario latihan sesuai tugas masing masing seperti yang tertuang dalam rencana operasi yang telah disusun.

 

Pelaksanaan Latopsla Aspek Udara TA.2024 ini bertujuan untuk mengukur dan menguji kemampuan serta kesiapan satuan-satuan jajaran Puspenerbal dari segi personel maupun alutsista di bidang operasi dukungan Pesawat udara (Pesud) sesuai tugas Puspenerbal selaku pembinaan kekuatan Penerbangan TNl AL dan juga untuk membentuk, menjalin koordinasi dan kerja sama antar satuan yang terkait dalam pelaksanaan operasi laut aspek udara.

 

Sebagai bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) Pesud merupakan salah satu komponen yang memegang peran krusial dalam pelaksanaan tugas-tugas TNI AL yaitu sebagai “kepanjangan mata KRI” dalam melakukan operasi laut. Dengan kelebihannya pada aspek kecepatan, manuver dan jarak jangkau, unsur udara mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi secara signifikan.

 

Pelaksanaan Latopsla Aspek Udara TA. 2024 ini merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan kemampuan prajurit sesuai bidangnya masing-masing guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dalam mendukung keamanan serta pertahanan wilayah laut.

Penulis: Endyanto Editor: IDHAM H.A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *