Bupati MAS TAMAM Fasilitasi Pecinta Bonsai, Rancang Berdirinya Wisata Bonsai di Pamekasan

Pamekasan, LiputanhukumIndonesia.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam berjanji untuk menfasilitasi komunitas pencinta bonsai di daeahnya. Fasilitas dimaksud berupa tempat khusus memamerkan bonsai yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dikatakan, pihaknya telah berbincang dengan para pecinta bonsai agar bonsai di daerahnya mempunyai tempat khusus. Sehingga, masyarakat dari luar Pamekasan tidak bingung apabila hendak mencari sentra bonsai di Pamekasan.

“Kita kemarin bincang-bincang santai, karena bonsai belum memiliki tempat. Misalnya orang Jakarta datang ke Pamekasan, dimana alamatnya (bonsai, red), tempatnya kalau mau lihat bonsai yang indah dimana,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat bertemu para pecintai bonsai di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, selasa (25/10/2022) malam.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini akan memberikan tempat khusus untuk para pecinta bonsai, tempat sekaligus sentra bonsai itu harus representatif, memiliki tempat parkir khusus, gazebo, pavingisasi jalan yang membuat pengunjung nyaman melihat bonsai, caffe, serta kamar mandi yang nyaman.

Dengan begitu, tambah dia, tempat tersebut nantinya bisa dijadikan wisata bonsai satu-satunya di Madura yang representatif. Tidak hanya itu, para pecinta bonsai dapat melaksanakan pameran bonsai secara berkala.

“Ada tempat di Teja, silahkan survey, ini nanti menjadi wisata baru berupa wisata bonsai, pak Kus (Kusairi Kepala Disporapar) hubungi Dishub agar segera dipasang lampu, sementara pagarnya pakai bambu dulu tidak apa-apa. Saya akan menyumbang uang pribadi dulu untuk beli pakunya sebelum bantuan dari pemerintah turun,” tandasnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, pihaknya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang tumbuh dari bawah, merata dan berkeadilan melalui berbagai ikhtiar yang dapat dilakukan. Termasuk sentra bonsai yang dikelola oleh komunitas mereka.

“Saya senang jika tempat itu segera dilihat, saya mau nyumbang uang pakunga biar segera eksekusi, tidak ditunda-tunda. Lambat itu sama halnya dengan kita tidak mau cepat maju. Kalau ini terlaksana, abdhina yang akan meresmikan langsung nanti,” janjinya.

Dia melanjutkan, jika tempat tersebut diresmikan menjadi sentra bonsai, maka penting adanga informasi masif kepada publik melalui media cetak, online atau media elektronik tentang keberadaan wisata bonsai berikut alamat lengkapnya.

“Pak Kus tugasnya nanti mendorong bagaimana bisa menjadi wisata bonsai di Pamekasan, termasuk juga nanti bisa membuat pernak pernik yang lain. Gantungan kunci bonsai, kaos bonsai, dan sovenir lain yang berhubungan dengan bonsai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *