Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Dampak Pandemi, Pemkab Pasuruan Pacu Kinerja Sektor Industri Dan Investasi

Pasuruan, LiputanhukumIndonesia.com – Banyak upaya yang terus dioptimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dampak pandemi. Diantaranya dilakukan dengan memacu peningkatan kinerja sektor industri.

Disampaikan dalam agenda Talkshow Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Kawasan Timur Jawa Timur secara hybrid dalam rangka launching kanal TribunJatim-timur.com, Wakil Bupati Mujib Imron memaparkan beberapa poin penting. Fokusnya lebih kepada kebijakan strategis dalam rangka memaksimalkan potensi daerah melalui eksplorasi Sumber Daya Alam (SDA).

“Kami Pemkab Pasuruan terus memacu peningkatan industri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dampak pandemi. Jika sebelumnya sempat terkontraksi 2,03 persen, pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 akhirnya sudah kembali melesat 4,34 persen. Terutama industri pengolahan yang memberikan kontribusi PDRB sampai 60,25 persen. Konstruksi memberikan 11 koma sekian persen. Perdagangan besar, eceran sampai reparasi mobil dan motor ada sekitar 6 persen. Pertanian juga ikut andil memberikan kontribusi,” tuturnya di Hotel Kokoon Banyuwangi pada hari Jumat (17/11/2022) malam.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga kian intens memacu penyediaan lahan dalam upaya peningkatan investor baru. Terutama di kawasan timur. Seperti Rejoso, Lekok, Grati dan Nguling. Harapannya, ada pemerataan ekonomi antara kawasan barat dan timur. Sehingga, kata Gus Mujib sapaannya, kondisi tersebut dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan secara keseluruhan.

“Bagaimana untuk meningkatkan investor masuk ke Kabupaten Pasuruan? Kami sediakan 1.000 hektar lahan, lengkap dengan menyiapkan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)-nya. Ini tujuannya mengurangi kesenjangan antara wilayah barat dan timur,” ujarnya.

Ditambahkan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menjamin kondisi stabilitas dan keamanan di seluruh wilayah yang sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan iklim usaha baru. Berikut menyiapkan beragam kebutuhan operasional bagi para investor yang akan mendirikan usahanya.

“Air baku untuk perusahaan sangat cukup/ gas dan pasokan listrik juga sangat cukup. Bagaimana stabilitas sinergi kolaborasi dengan Forkopimda yang harus tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi melalui bermacam program pembangunan yang selama ini dikenal dengan jargon-jargon populisnya. Sebut saja gerakan YUK NONGGO (Ayo Belonjo Nang Tonggo) dan PERWIRA (Perempuan Wirausaha).

“Dari target investasi 10 Triliun, ini sudah tercapai 57 persen atau sekitar 5 Triliun sekian. Baik yang berasal dari PMA atau investasi dalam negeri. Makanya kami terus tingkatkan dengan inovasi, kreasi dan kolaborasi. Untuk itu, Pak Bupati dan saya selalu berbagi tugas untuk membuat keramaian yang bisa menggerakkan perekonomian,” tegasnya.

Sebelumnya pada momen yang sama, Wakil Bupati mengucapkan apresiasinya atas kehadiran portal berita Tribun Jatim Timur. Sekaligus berharap agar media berjaringan yang telah menerbitkan 29 surat kabar daerah dan tersebar di 24 Kota dan Kabupaten di tanah air tersebut mampu menjadi rujukan masyarakat dalam mencari informasi yang cepat, akurat dan kredibel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *